Rabu, 17 April 2019

Sendiri

Sendiri ...
Saat aku merasa kecewa
Saat aku merasa marah
Saat aku merasa terluka
Tak ada seseorang tuk direngkuh
Tak ada seseorang tuk digenggam tangannya
Tak ada seseorang yang menghapus air mata

Ku sadar...
Selama ini aku hanya berteman sepi
Tak ada yang cukup nyata buatku
Hanya sosok semu yang bahkan tak bisa kuraih
Lalu kemana aku harus melangkah
Aku tak punya apa-apa
Aku tak ada siapa-siapa

Namun...
Aku mencoba bertahan sendiri
Meski mulai kering hati ini
Dalam kesepian yang tak bisa kuakhiri
Kemana semua hiruk pikuk itu
Saat aku mulai jemu
Hanya kesunyian yang tak kunjung berlalu

Lelah...
Aku mulai tak mengerti
Aku mulai tak mampu berdiri
Aku tak tahan lagi
Aku hanya ingin seseorang di sisi, tak lebih
Aku hanya butuh berbagi rasa, tak lebih
Kehilangan-kehilangan itu membuatku letih

Dan nyatanya...
Akupun tetap sendirian


by : Blossom

Puisi: Teruntuk Kamu....


Teruntuk Kamu...



Kamu, orang yang pernah ada untukku
Kamu, satu bagian dari kisah masa laluku
Kamu, yang pernah berjanji namun tak  kau tepati
Kamu, yang mencuri hati lalu ditinggal pergi
Kamu, serpihan kenangan yang tak pernah mati
Kamu, tak pernah pudar walaupun aku telah bersamanya
Kamu, ya hanya kamu yang sampai saat ini masih tinggal di relung hati

Hasil gambar untuk cinta segitiga
pic by: tempo.co
Bisakah kamu pergi?
Aku hanya ingin meneguk sekecap kenikmatan tanpa dirimu
Tanpa kamu yang mengawasiku
Tanpa kamu yang selalu menghantui kisah kelam kita saat itu
Tanpa kamu yang datang dengan seenaknya menghampiri pikiranku lalu enyah entah kemana

Aku harap waktu dapat memberikan jeda untuk menghapus jejakmu
Dan hujan dapat mengguyur segala luka dan risau
Pun, angin dapat menghembuskan segala rasa yang pilu
Sehingga logikaku dapat menerka hanya dirinyalah yang mampu menggantikanmu sampai di penghujung waktuku.....



By: -TripleHski-

Malang, 16 April 2019

Rabu, 20 Maret 2019

sumbangsih pemikiran untuk generasi muda



Oh iya, mimin mo ngeshare nih salah satu dokumentasi saat kunjungan divisi marketing @jktradio yaitu mba' @nissa_jazzy ke kantor Walikota Jakarta Pusat dan selfi bersama Wakil Walikota, Bapak Irwandi di kantor Walikota Jakarta Pusat..

.


Terimakasih yang sedalam-dalamnya kami ucapkan selaku tim @jktradio kepada bapak Irwandi selaku Wakil Walikota Jakarta Pusat atas sambutan hangat beliau kepada kami.. Semoga bapak @irwandi181 selalu diberikan kesehatan agar Beliau dapat selalu memberikan sumbangsih pemikiran untuk generasi muda @jktradio kedepannya... 😇🙏

ACARA TALK SHOW : SINERGI UKM INDONESIA, 23 Pebruari 2019


Pada tanggal 23 Pebruari lalu, JKTRadio berhasil meliput acara talkshow SINERGI UKM INDONESIA, dengan mengusung tema yaitu: “UKM Indonesia Menghadapi Tantangan Zaman”. Acara yang disiarkan dalam bentuk live streaming oleh JKT Radio ini berlokasi di Rumah Makan Raden Bahari Warung Jati Barat No. 135, RT.10/RW.2, Duren Tiga, Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12760, (021) 7996886.

Gambar 1. Acara talkshow SINERGI UKM INDONESIA

Acara tersebut dimulai sekitar pukul 07.30 – 16.00 WIB. Namun, disiarkan pada live streaming di JKT Radio yaitu sekitar pukul 10.00 – 12.00 WIB saat sesi tanya jawab. Adapun narasumber yang ikut hadir sebagai pembicara di talk show tersebut antara lain, Bapak Efendi selaku senior di bidang perhotelan, selain itu ada Ibu Sabrina sebagai pemilik kuliner kue-kue kering. Kemudian ada Mba’ Nissa yaitu salah seorang Entrepreneur milenial.
Gambar 2.1 Bapak Efendi sedang membawakan materi

Gambar 2.2 Mba' Nissa sedang memperkenalkan tentang JKT Radio kepada audience
Adapun susunan acara yang diawali dengan pembukaan oleh Bapak Efendi. Beliau membawakan materi seputar dunia perhotelan dan hal-hal yang berkaitan dengan perhotelan serta Sinergi UKM. Kemudian materi dilanjutkan oleh Ibu Sabrina yang mengenalkan usaha di bidang kuliner khususnya kue-kue kering yang sedang digelutinya sekarang. Beliau mengatakan bahwa jangan takut untuk memulai usaha di bidang kuliner. Selanjutnya adalah materi yang dibawakan oleh mba’ Nissa berkaitan dengan dunia entrepreneur yang digeluti di zaman milenial seperti saat ini. Menurutnya, generasi muda juga harus kreatif dalam mengembangkan usaha yang dimiliki. Mba’ Nissa juga adalah salah satu tim JKT Radio yaitu Divisi Marketing. Selain membawakan materi, dirinya juga memperkenalkan JKT Radio sebagai media partner yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas di zaman milenial seperti sekarang ini melalui streaming radio online dalam memasarkan produk-produk UKM dan memperluas strategi pemasaran UKM itu sendiri.

Gambar 3.1 Dokumentasi Para Narasumber
Gambar 3.2 Dokumentasi Para Narasumber bersama Audience

Lebih jauh lagi, acara yang disambut antusias oleh para pegiat UKM tersebut dimeriahkan dengan sesi tanya-jawab oleh audience dan para narasumber. Setelah sesi tanya – jawab dilakukan, acara dilanjutkan dengan ishoma. Kemudian acara berlangsung kembali dengan topik diskusi bersama para penggiat UKM di Indonesia. Pada penghujung acara, tak lupa para audience diberikan kesempatan untuk mendokumentasikan hasil kegiatan dengan berfoto bersama para narasumber di lokasi kegiatan. (a)



Selasa, 19 Maret 2019

PUISI : Hujan Hari Itu

Hujan Hari Itu

Rintik…
Terhampar menuruni bentang awan sedih lalu menghujamku
Aku tegap melalap jarak menjemputmu
Tak kuindahkan dingin membekukan tengkuk-ku

Menunggu…
Bawah sadarku tersentak haru jantung berpacu
Kerap hening memaksa muncul kerut dahiku
Dimana se-sosok tubuh pemilik semua rindu

Bersamamu…
Tubuhku bagai bunga sakura mekar sedetik lalu
Hati bernyanyi merdu mengulang namamu dan namamu
Bahkan luluh seluruh rindu yang telah lama me-lilin dalam sekujur dinding jiwaku

Mengenangmu…
Kuhabiskan kerangka malam mengisi ruang mata dengan langit bertabur kerlip-an lubang putih
Kunikmati isak tangis memeluk bingkai bergambar senyum terindahmu

Kepada Tuhan aku berbisik…
“Sembunyikan lah dia dengan baik dalam bathinku…terima kasih atas kenangan manis yang Kau ingatkan ber-iring-an dengan butiran hujan-Mu….jika Kau rencanakan bahagia untukku, Kau lah yang paling tau apa yang sangat membahagiakanku”

pic by: cerpenislami.com


by: @Oci_tz
dilansir dari:
https://Lateway.blogspot.co.id

Senin, 18 Maret 2019

Liputan Acara Workshop BKTI dan PII , 11 Maret 2019

Pada tanggal 11 Maret 2019, Badan Kejuruan Teknik Industri dan Persatuan Insinyur Indonesia telah mengadakan sebuah Workshop dengan tema: "Harmonisasi Peran PII, LPJKN dan BNSP dalam Implementasi Sertifikasi Insinyur Profesional Pasca Pemberlakuan UU Keinsinyuran Nomor 11 Tahun 2014", yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto KAV. 52-53, Jakarta 12950 (Ruang Garuda Gedung Kementrian Perindustrian). Acara workshop yang dilaksanakan pada hari Senin lalu ini dihadiri oleh sekitar 100 orang dari beberapa kalangan Insinyur profesional sesuai bidang kejuruannya.

Gambar 1. Acara Workshop oleh BKTI & PII

Adapun pembicara yang hadir pada acara tersebut sebanyak empat orang diantaranya adalah Bapak Ir. I Made Dana Tangkas, M.Si, IPU, AER., beliau adalah Presiden Institut Otomotif Indonesia, Ketua Umum Badan Kejuruan Teknik Industri dan Persatuan Insinyur Indonesia, kemudian ada narasumber Bapak Dr. Ir. Heru Dewanto, M.Sc., IPU., selaku Ketua Umum PII, Bapak Ir. Ruslan Rivai, M.M., selaku Ketua LPJKN, dan Bapak Kunjung Masehat, S.H., M.M. yang menjabat sebagai Kepala BNSP. Selanjutnya, moderator yang membawakan acara workshop tersebut adalah Bapak Dr. Ir. Zaenal Muttaqien, S.E., S.Pd., M.T., IPM, AER.

Gambar 2. Bapak Ir. Ruslan Rivai, M.M. 
sedang membawakan materi

Selain itu, acara workshop yang dimulai pada pukul 13.00 – 17.00 WIB tersebut disiarkan secara Live Streaming oleh JKT Radio di website JKTRadio.com. Di samping itu, Tim dari JKT Radio sendiri yaitu Nissa sempat melakukan wawancara dengan beberapa narasumber terkait tema acara workshop tersebut, yang pertama bersama dengan Bapak Ir. I Made Dana Tangkas, M.Si, IPU, AER., selaku Presiden Institut Otomotif Indonesia, Ketua Umum Badan Kejuruan Teknik Industri dan Persatuan Insinyur Indonesia. Pada saat Tim JKT Radio menanyakan tentang peranan dari PII sendiri terhadap sertifikasi keinsinyuran, menurut beliau yaitu dilihat dari acara pada waktu itu yang bertujuan untuk mengharmonisasikan lembaga-lembaga supaya yang satu dengan yang lain jangan saling berbenturan, sehingga jika nantinya ada insinyur profesional teknik sipil, insinyur teknik industri, insinyur teknik kimia dan lain sebagainya itu bergerak dengan kata yang sama. Lebih jauh, PII dalam hal ini mengatur 23 badan kejuruan yang membawahi sektor-sektor industri dan menjadi sebuah 
langkah melihat kompetensi dan juga sertifikasi bagaimana memajukan industri Indonesia.

Gambar 3. Suasana Workshop BKTI & PII
           Di sisi lain,  ada pun pendapat dari Bapak Dr. Ir. Heru Dewanto, M.Sc., IPU., beliau mengatakan tugas PII yang utama sebenarnya registrasi yaitu menerbitkan surat tanda registrasi insinyur khususnya insinyur profesional yang nantinya akan mendapatkan kesetaraan di tingkat ASEAN dan tingkat Asia Pasifik.
Selanjutnya adalah pendapat dari Bapak Dr. Ir. Hermanto Dardak, “Dengan adanya UU keinsinyuran, semua orang yang ingin memberikan pelayanan keinsinyuran tentunya harus terdaftar sesuai UU dan harus lulus uji kompetensi agar mereka mendapatkan sertifikat serta mampu menunjukkan kompeten dan profesionalitas di bidang kerjanya”, ucap Ketua Dewan Pakar PII dan salah satu Anggota Dewan Insinyur Indonesia ini. (a)

Sendiri

Sendiri ... Saat aku merasa kecewa Saat aku merasa marah Saat aku merasa terluka Tak ada seseorang tuk direngkuh Tak ada seseorang tuk ...